warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www.kawansejati.org/html/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Tasawuf

Rahasia Kebahagiaan

Di antara yang sudah hilang di sisi manusia ialah kebahagiaan
Orang kaya sudah hilang kebahagiaan, orang miskin pun sudah hilang kebahagiaan
Orang yang berilmu sudah tidak bahagia, orang jahil pun tidak bahagia
Yang ada nama dan glamour pun tidak bahagia, yang tidak ada pun tidak bahagia
Orang yang berpangkat pun sudah kehilangan kebahagiaan,
yang tidak ada pangkat pun sudah kehilangan kebahagiaan
Kerana kebahagiaan itu adalah makanan jiwa
Kalau tidak ada manusia menderita
Setiap insan berusaha mencari
Orang bandar pergi ke kampung mencari bahagia

Kombinasi Akal Dan Nafsu pada Manusia

Unsur manusia ada 2: lahir dan batin. Unsur batin manusia ada 3: hati, akal dan nafsu. Detailnya sudah dibahas di artikel mengenai unsur manusia & artikel mengenai unsur diri manusia jin malaikat.

Nafsu ada 7 peringkat:

Ramadhan telah meninggalkan kita

Ramadhan telah meninggalkan kita
Syawal menjelang menandakan hari raya
Kehidupan biasa bermula semula
Ramadhan hadapan belum tentu kita jumpa

Di hari raya ini koreksilah diri sendiri
Layakkah hari ini kita berhari raya
Hari raya hanya untuk orang-orang bertaqwa
Selain mereka tidak layak merayakannya

Renung kembali segala amalan di bulan Ramadhan
Adakah meningkat dari sebelumnya
Bertambah baikkah kita dari masa ke semasa
Sesuai dengan meningkatnya umur kita

Renung pula ke hadapan bagaimana nasib kita
Akankah kita mati di dalam khusnul khatimah

Cinta pada Tuhan adalah cinta yang paling agung

Cintakan Tuhan sungguh agung
Cintakan yang maha pencipta
Sungguh suci kudus dan sejati
Cinta yang tiada kesudahan
Tiada tepi dan penghujungnya, bahkan abadi

Cintakan selain Allah ia adalah cinta nafsu
yang ada kesudahan ada tepinya ada penghujungnya
karena ia bukan cinta sejati
Cintakan makhluk hujungnya kecewa
Cintakan khalik membawa bahagia

Allahu Akbar, Subhanallah
Walhamdulillah, Wa laa ilaha ilallah

Cinta yang kekal
Cinta yang agung
Cinta yang tiada taranya
Cintakan selain Tuhan akan kecewa

Cintakan Tuhan tiada rebutan
Semua orang akan mendapat bahagia

Rindu padamu wahai Rasul

Rindu padamu wahai Rasul

Rindu ini entah bagaimana
nak diluahkan padamu ya Rasul
Telah bertahun lama kau tinggalkan
kami umatmu di akhir zaman

Telah menjadi resam perjuangan
tak dapat dihindarkan perpisahan
Pemergianmu kami tangiskan
kehadiran rohmu dinantikan

Ketabahanmu ya Rasul menghadapi rintangan
meniupkan semangat menambahkan kerinduan
Pasti bersinar fajar Islam kembali gemilang
dengan janji Ilahi akan jadi kenyataan

Ya Rasul ya habiballah
Rindunya kami, padamu ya Rasul
Ya Rasul ya nabiallah
Syafaatkan kami umatmu di akhir zaman

Rindu ini suatu kepahitan

Makanan untuk jasad batin manusia

makanan lahir batin manusia

Jasad fisik manusia memerlukan makanan yang baik. Dengan makanan yang baik, maka badan manusia akan sehat dan kuat. Jika makanan yang dimakan oleh jasad fisik tidak baik, maka jasad manusia akan sakit dan lemah.

Jasad batin manusia juga memerlukan makanan yang baik. Jika makanan batin yang diterima baik, maka batin manusia akan sehat, dan demikian pula sebaliknya.

Makanan yang baik dan bersih untuk roh manusia di antaranya adalah sebagai berikut

Sifat baik dan sifat buruk roh manusia

Roh manusia mempunyai sifat baik (mahmudah) dan sifat buruk (mazmumah). Sifat mahmudah itu di antaranya adalah sebagai berikut:

Unsur dalam diri manusia, jin, malaikat dan hewan

Pada tulisan sebelumnya telah diuraikan bahwa manusia ini punya jasad, akal , roh dan nafsu. Bagaimana dengan makhluk-makhluk lain di dunia? Berikut ini uraian singkatnya.

malaikat manusia jin hewan jasad roh akal nafsu

Diri manusia terdiri dari jasad, roh, akal dan nafsu

roh nafsu akal jasad

Dalam diri manusia terdapat unsur lahir (jasad) dan batin. Unsur batin manusia ini terdiri dari akal, roh dan nafsu.

Akal kerjanya adalah berpikir, mencari ilmu, mengkaji ilmu, menerima informasi dan pengalaman. Kemudian dari situ dibuatlah berbagai penilaian dan kesimpulan.

Roh mampu merasakan berbagai perasaan, seperti marah, suka takut, sedih, gembira, senang, sayang, cinta, simpati, jijik, dengki, lega dan sebagainya.

Lomba debat dalam ajaran Islam

Beberapa kali saya mendengar adanya perlombaan debat, ada yang pakai bahasa Indonesia, ada yang pakai bahasa Inggris. Para ulama Islam tidak suka berdebat untuk berlomba seperti itu. Sebagai contoh, berikut ini pendapat Imam Syafi'i tentang berdebat:

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer